Wisata Dikota Solo

  • Destination: Dalam Negeri, Jawa Tengah, Solo, Surakarta
  • Price: Rp 275.000

Selain Keraton Kasunanan, Kota Solo juga memiliki istana yang indah dan megah yaitu Pura Mangkunegaran. Nama Pura berasal dari bahasa Jawa yang artinya istana atau kerajaan. Pura Mangkunegaran menjadi pusat budaya dan seni di Kota Solo. Berbagai koleksi berharga yang ada di dalam istana dipercaya berasal dari Kerajaan Mataram dan Majapahit.
Begitu memasuki area Puro Mangkunegaran, Anda akan melihat hamparan halaman yang luas dan Anda akan menemukan bangunan bergaya Eropa bertuliskan Kavalerie-Artillerie, yang menjadi tempat pasukan berkuda Mangkunegaran. Begitu memasuki pintu gerbang Anda langsung disuguhkan arsitektur pendopo bergaya Jawa-Eropa. Pendopo biasa digunakan untuk pertunjukkan tari dan wayang yang biasanya diiringi dengan satu set gamelan bernama Kyai Kanyut Mesem. Setelah melewati pendopo, pengunjung akan menuju Pringgitan, tempat di mana keluarga kerajaan tinggal dan Rekso Pustoko, tempat koleksi benda-benda kerajaan seperti koleksi topeng, kereta dan berbagai koleksi lainnya.
Pasar yang satu ini sudah terkenal sebagai tempat yang tepat untuk mencari berbagai jenis batik dengan harga yang murah. Inilah salah satu pasar yang ada di Solo Pasar Klewer. Pasar Klewer diresmikan pada 15 Mei 1969, yang diikuti dengan pembentukan organisasi para pedagang yang berjualan di pasar ini. Penamaan pasar ini diberikan oleh mantan Presiden Republik Indonesia, Soeharto. Saat itu, ketika pasar ini belum berdiri, para pedagang yang umumnya wanita menyampirkan pakaian yang mereka jual di bahu. Saat menawarkan kepada calon pembeli, pakaian-pakaian tersebut akan keleweran atau terlihat menjuntai dan terombang-ambing. Ada beberapa hal yang membuat para pengunjung senang dan kembali lagi berbelanja ke pasar ini. Pertama adalah karena harga barang-barang yang dijual di pasar ini terbilang murah. Kemudian keramahtamahan para penjual. Bahkan, ada sebuah prinsip yang dipegang para pedagang di sini, ora bati ora popo, ning bati paseduluran yang dapat diartikan tidak apa-apa kalau tidak untung, yang penting menjalin persaudaraan. Atas dasar prinsip itu, hubungan penjual-pembeli di sini tidak sekadar hubungan bisnis, tapi juga kekeluargaan. Prinsip itu pula yang juga membuat harga produk-produk yang dijual di pasar ini bisa murah.

Print Friendly, PDF & Email
Book Now Ask a Question