Boyolali merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Letaknya berbatasan dengan Yogyakarta, Klaten, Surakarta, dan Salatiga. Boyolali merupakan satu kabupaten dengan penghasil susu terbesar di Pulau Jawa. Selain susu, komoditi daging sapi di Boyolali juga melimpah. Tak hanya produk susu dan daging sapinya saja yang terkenal, Boyolali juga punya banyak destinasi wisata yang tak boleh dilewati oleh wisatawan.
Berikut beberapa destinasi wisata yang bisa dikunjungi di Boyolali.

1. Gunung Merapi (Jalur Selo)

gunung-merapi
Siapa yang tak kenal Gunung Merapi, satu gunung vulkanik teraktif di Pulau Jawa dan bahkan di Indonesia. Lokasi Gunung Merapi terbagi antara Provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah. Salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang mendapat potongan Gunung Merapi adalah Boyolali.
Di Boyolali juga terdapat jalur pendakian Gunung Merapi, yakni New Selo. New Selo merupakan pos awal pendakian Gunung Merapi yang terletak di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Bagi traveler pecinta alam dan senang mendaki gunung, sudah tentu tidak boleh melewatkan Gunung Merapi dalam daftar destinasi. Namun sebelum mendaki, tetap perhatikan perlengkapan dan kondisi tubuh supaya dapat kembali ke rumah dengan selamat.

 

2. Umbul Trirtomoyo

umbul-tirtomoyo
Traveler mempunyai hobi berenang, serta menyukai suasana kerajaan Jawa tempo dulu? Traveler bisa menggabungkan keduanya dalam satu destinasi wisata, yakni Umbul Tirtomulyo. Umbul Tirtomulyo merupakan sebuah pemandian umum peninggalan Keraton Kasunanan Surakarta. Umbul Tirtomulyo berlokasi di Desa Kemasan, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali. Lokasi persisnya berada tepat di depan Kantor Kecamatan Sawit.

 

3.Candi Lawang
candi-lawang
Tak hanya Yogyakarta dan Magelang yang punya peninggalan sejarah berupa candi. Boyolali juga punya satu candi yang bisa dijadikan destinasi wisata. Candi Lawang, begitu namanya, terletak di Dusun Dangean, Kelurahan Gedangan, Kecamatan Cegopo, Kabupaten Boyolali. Dilansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, candi ini merupakan bangunan peninggalan agama Hindu. Berdasarkan karakteristik dan periodisasi Candi Lawang, dapat diketahui bahwa candi ini dibangun pada tahun 750 M – 800 M.

 

4. Bukit Gancik
bukit-Gancik
Bagi traveler yang ingin menikmati pemandangan alam pegunungan namun enggan mendaki gunung, cobalah bertolak ke Bukit Gancik.
Bukit Gancik merupakan sebuah obyek wisata di Boyolali yang terletak di ketinggian 1.850 mdpl. Karena letaknya di daerah ketinggian, traveler bisa melihat pemandangan Gunung Merapi. Gunung Merbabu dan Gunung Lawu secara bersamaan bila kondisi langit cerah dari gardu pandang. Dengan hanya membayar Rp 5.000, wisatawan dapat menikmati pemandangan yang menawan.

 

5. Gunung Merbabu (Jalur Selo)
merbabu
Sama halnya dengan pendakian jalur Gunung Merapi, salah satu pendakian Gunung Merbabu juga terdapat di Kabupaten Boyolali tepatnya di Kecamatan Selo. Gunung Merbabu merupakan satu gunung terindah di Pulau Jawa dengan bentang alam yang memesona. Salah satu andalan yang bisa ditawarkan Gunung Merbabu adalah padang savana yang sangat luas. Padang savana ini bisa wisatawan temukan ketika mendaki ke puncak Gunung Merbabu.

 

6. Ekowisata Taman Air Tlatar
tlatarTaman Air Tlatar merupakan salah satu tempat wisata paling populer di Boyolali. Taman Air Tlatar merupakan ekowisata yang menggunakan mata air alami yang berasal dari lapisan batuan vulkanik. Wisata Taman Air Tlatar cocok untuk menikmati waktu bersama keluarga. Selain itu ada wahana pembelajaran tentang lingkungan. Taman air ini berada di kaki Gunung Merbabu, pada ketinggian kurang lebih 350 mdpl. Terdapat banyak fasilitas dan wahana menarik yang bisa wisatawan coba ketika berkunjung ke tempat ini. Antara lain rumah makan lesehan, kolam renang untuk anak dan dewasa, kolam pemancingan, taman wisata air, dan aneka wisata lainnya yang bebasis lingkungan.

 

7. Alun-alun Kidul Boyolali
Banyak wisata alam yang tedapat di Boyolali. Namun jangan lupa untuk berkunjung ke tempat wisata yang berada di tengah Kota Boyolali. Boyolali, sama seperti hampir semua kota di Jawa juga mempunyai alun-alun. Alun-alun di Boyolali dulunya bernama Alun-Alun Kabupaten Boyolali. Namun sejak akhir 2016, Pemerintah Kabupaten Boyolali mengganti nama alun-alun ini menjadi Alun-Alun Kidul. Hal ini berkaitan dengan pembangunan alun-alun lainnya, yakni Alun-Alun Lor. (KOMPAS.com)

Sumber Klik Disini

Print Friendly